Oktober 24, 2018

Fakta Makanan Kemasan dan Olahan Yang Tidak Sesuai Komposisi

Fakta Makanan Kemasan dan Olahan Yang Tidak Sesuai Komposisi

informasiberita – Fakta Makanan Kemasan dan Olahan Yang Tidak Sesuai Komposisi—Masyarakat umumnya gemar mengonsumsi segala sesuatu yang serba instan dan praktis. Tak terkecuali, produk makanan, minuman, pakaian, hingga perkakas rumah tangga.

Ketika membeli produk makanan atau camilan, orang-orang tentunya menginginkan jenis makanan yang sehat dan tentunya dapat memberikan dampak baik untuk kesehatan tubuh. Terlebih lagi bila makanan tersebut bisa melengkapi kebutuhan protein dan nutrisi lainnya.

Akan tetapi, banyak orang tidak mau membaca informasi yang tertulis di label sebuah produk dan berpikir bahwa mereka sudah tahu segala sesuatunya. Kenyataan, banyak yang salah kaprah tentang produk-produk makanan tersebut.

Berikut fakta-fakta tentang makanan kemasan yang kita konsumsi setiap hari.

 

Keripik Kentang

Para penggemar camilan tentunya sudah tahu produk ini. Keripik Pringles terbuat dari jenis adonan khusus yang terdiri dari gandum, beras, tepung jagung, dan kentang yang dikeringkan.

Bahan-bahan tersebut kemudian digoreng dan diiris tipis, dikeringkan, dan disemprot dengan rempah bubuk dan peningkat rasa lainnya.

 

Kacang yang Bukan Kacang

Image result for kacang kacangan

Dari sudut pandang botani, kacang adalah “buah” di dalam cangkang keras yang tidak terbuka secara alami. Kacang “asli” adalah hazelnut, kastanye, dan biji pohon ek.

Sedangkan almond, pistasi (pistachio), kenari dan kacang pinus adalah biji-bijian, dan kacang tanah adalah jenis tanaman polong.

 

Jus Kemasan

Image result for cute girl in supermarket

Ketahuilah jika 100% jus murni buah-buahan tidak dapat dikemas. Agar jus tetap segar untuk waktu yang lebih lama, buah-buahan secara artifisial dihilangkan kandungan oksigennya.

Sayangnya, buah-buahan tersebut justru kehilangan rasa dan aroma khasnya selama proses itu. Oleh sebabnya, produsen menambahkan penguat rasa dan bahan tambahan makanan lainnya.

 

Oat Kering yang Tidak Asli Lagi

Image result for oat

Banyak orang berpikir bahwa oat kemasan adalah jenis makanan yang sehat. Namun yang perlu Anda ketahui yakni oat tersebut telah dikeringkan dan untuk mengeringkan oat lebih cepat, maka produsen menambahkan bahan kimia tertentu.

Pada tahun 2010 di Amerika Serikat, ada gugatan terhadap perusahaan terkenal yang memproduksi oat kemasan karena mengandung bahan berbahaya untuk kesehatan orang-orang, seperti lemak trans. Dengan demikian, perusahaan ini dituduh melakukan iklan palsu.

 

Sirup Mapel Tidak Selamanya Menyehatkan

Image result for Sirup Maple

Banyak orang menganggap bahwa sirup mapel baik untuk kesehatan tubuh, bahkan cairan yang rasanya mirip madu ini dianggap sebagai alternatif pengganti gula. Akan tetapi, tiap botol sirup mapel mungkin mengandung pengawet dan rasa buatan.

 

Minyak Zaitun yang Dipalsukan

Related image

Minyak zaitun sangat sehat dan bermanfaat. Tetapi harus berhati-hati jika ingin membelinya.

Menurut National Consumers League, 2/3 dari semua botol berlabel minyak zaitun di supermarket mengandung minyak kedelai dengan aroma zaitun.

 

Tidak Ada Kopi yang Tidak Berkafein

Image result for kopi

Ada banyak keuntungan dan kerugian ketika kita meminum kopi. Jika dokter menyarankan Anda untuk menghindari semua zat yang merangsang sistem saraf, maka Anda harus tahu bahwa setiap bungkus kopi yang berlabel bebas kafein faktanya masih mengandung 0,01 hingga 3% kafein.

 

Pisang Kemasan Tidak Selalu Higenis dan Bersih

Related image

Seorang wanita di Inggris, membeli sesisir pisang di supermarket dan ketika di rumah, dia melihat benda aneh menempel pada sisi-sisi buahnya. Dia berpikir bahwa itu adalah jamur dan dia mencoba untuk melepaskannya.

Setelah wanita itu jamur itu adalah kepompong berisi telur, dia memanggil tim pengendali hama.

Para ahli yang meneliti laba-laba berasumsi, kepompong itu berisi telur laba-laba Brazil (laba-laba paling mematikan di dunia). Wanita itu diberitahu oleh para ahli bahwa dia harus membakar apapun yang bersentuhan dengan telur tersebut, karena laba-laba itu sangat berbisa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *